gue

Hari Ini, Aku kangen Bu...

Ibu, hari ini entah kenapa aku tiba-tiba saja rindu padamu…kangen aku pingin pulang bersimpuh menangis di kakimu…
Entah karena aku merasa banyak salah hingga aku perlu minta maaf lagi padamu seperti waktu itu waktu yang sudah setidaknya membuatku limbung…waktu itu aku kehilangan begitu banyak barang dan orang yang aku sayangi…hingga aku tak tau lagi harus seperti apa selain memohon ampunanmu..
Namun kali ini aku ingin sekali memelukmu ibu…aku ingin sekali merasakan hangat kasih sayang tulusmu yang tidak tergantikan…
Dan itu semua untuk menguatkan aku dan memastikan aku bahwa semua masih baik-baik saja..
Karena saat ini aku mulai limbung lagi…mungkin ini bisa menjadikan aku terjebak pada episode kalut lagi bu..
Bagaimana tidak, sekarang aku sudah benar-benar tidak bisa melihat lagi ada kasihsayang…selain keluarga kecil kita dirumah yang juga miskin kasih sayang namun tidak pernah meninggalkan aku bagaimanapun keadannya..
Meski kita jarang berbicara di jauh dari harmoni…namun di sana aku temukan semangat..semangat yang membuatku bisa tetap bertahan dan berdiri sampai sekarang….
Taukan ibu kenapa aku limbung lagi..?
karena kini aku jadi lebih tau siapa orang yang sayang paku aku…jawabnya TIDAK ADA
Bagaimana tidak jika teman-teman yang aku sayangi memperlakukan aku seperti musuh mereka yang selalu diwaspadai selalu di takuti..bahkan mereka sudah  tidak nyaman lagi dengan hadirku..
Padahal ibu selalu tau kan apa yang aku lakukan…tanpa banyak kata tapi aku slalu mewujudkannya dalam bukti dan tindakan nyata dan aku selalu melakukannya dengan cara terbaik…hanya untuk menunjukkan aku Sayang mereka…
Seperti yang selama ini sudah aku lakukan sebagai anak, cucu, adik, kakak,teman dan sahabat…aku hanya ingin memberi dan memberikan yang terbaik..
Namun sayang bu, semua itu sia-sia…semua hanya berbalas kebohongan-kebohongan dan pikiran yang baruk tentang aku yang membuat aku sungguh terluka..dan sangat terluka…
Aku syok…tak percaya akan apa yang terjadi..namun inilah nyatanya…inilah faktanya…ini bukan hanya manjadi bisikan pada hatiku tapi ini nyata bu…dan kenyataan selalu lebih sakit dari apa yang ada di otaknya yang membisikiku tiap saat…
Bukannya aku egois dan tidak rela melihat mereka bahagia..bukan..Namun aku heran dan tak bisa otakku mencerna setelah dengan sangat extrime dia merampas satu-satunya mainan penghiburku…dia yang membuat aku sanggup membuang jauh orang yang aku sayangi..dia yang menjebak aku dalam sepi yang bertopeng manis karena kehadiran dia…
Tapi taukah ibu sekarang, setelah dia membuatku begitu limbung ia kini memberiku surpris…bukan hanya membuatku limbung kali ini bu..dia mungkin sudah membunuhku dengan keegoisannya…dia malah membumbuinya dengan kebohongan yang sangat rapi yang memutar balikkan fakta…
Ya, sangat rapi sekali sampai aku tak bisa membedakan lagi mana benar mana bukan..mereka berkomplot..mencoba menusukku dari belakang..seperti apa yang sahabatku dulu pernah lakukan..
Maka ibu, hari ini kaku sangat sedih ingin aku bersimpuh memohon ampunanmu…memelukmu..merasakan hangat kasihmu yang senantiasa menguatkan aku…membakar spiritku untuk terus jadi orang yang bisa diandalkan setidaknya untuk diriku sendiri..
Kini ibu siapa lagi yang bisa aku percaya?..
Kini juga siapa lawan siapa teman?
Aku taklagi bisa membedakannya…aku semakin tak percaya pada semua orang yang lalu lalang dalam hidup ku..aku tak percaya lagi pada sebuah hubungan…apapun dalihnya..teman, sahabat dan  pacar sekalipun…semua hanya menyakiti dan ampun…membuatku lemah…sakit dan terluka…mungkin pada 1 konstitusi yang masih bisa aku percaya bahwa aku adalah anakmu..pada keluarga kecil kitalah aku masih menyimpan percaya itu…

Last Day in 147

Hari ini rabu 12 November 2008 hari akan jadi hari terakhir aku masuk dan bercengkrama dengan teman-teman di pusat informasi dan aduan 147 di Graha Infomedia Nusantara…

Sudah 1 tahun terakhir ini hari-hari ku ku habiskan untuk belajar hidup mencari rupiah untuk melanjutkan hidup sekaligus pembuktian ke bapak bahwa aku bisa hidup tanpa harus membuat orang rumah repot da khawatir…

Dari situ aku juga tau bagaimana orang-oarang yang bekerja di belakang layar Call Center itu…

Ya 147 salah satu nomor favorite yang paling rame dan hobi ditekan para pelanggan…seolah-olah pusat segal informasi…padahal ini adalah layanan untuk produk telkom saja…

Ada suka dukanya aku gawe di sana…

Suka nya:

  1. Aku dapat uang yang cukup hingga aku sanggup membiayai kehidupanku di Surabaya ini dengan berkecukupan dan bisa melanjutkan hobi berhedon-hedonku…

  2. Lama-lama gaya bicara dan cara omaongku sedikit lebih teratur dan jadi halus…

  3. Bisa tambah ilmu sedikit tentang seluk beluk internet…

  4. Punya banyak kenalan dan teman baru…

Duka nya:

  1. Kerja Sift yang menyebabkan jadwal masuk gak tentu…jarang libur malah hari raya pun di pangkas karena harus kerja…

  2. Very-Very disiplin…akumulasi telat 1 bulan ga boleh lebih 10 menit, ntar kena BAC…ga mau ikut kontes CSA dan kena BAK…salah informasi kepalanggan dan kena BA-BA yang lain dan SP bahkan…(Dasarnya aku ga suka kerja terlalu strike)..

  3. Kalo kerja harus panteng di tempat ga boleh wira-wiri..dan muter2 ga jelas jika bukan waktu istirahat…

  4. Kena semprot pelanggan terus tiap hari…padahal bukan salah kita….

  5. Sakit telinga dan tenggorokan banyaknya call apalagi waktu Qcall dan puasa…ya ampun…CPD…

  6. Ga bisa bolos sembarangan…harus pake surat dokter…

  7. Acara tuker jadwal semakin ribet…

  8. Sudah banyak agent nya sekarang pendapatan jadi berkurang karena PSB jadi sepi…

Tapi dari sedikit ungkapan suka duka tadi hari ini itu semua nanti hanya akan jadi memory…karena aku hari ini adalah hari terkhirku disana…

aku kan segera berpindah ke ALSTOM

salah satu perusahaan PMA yang dulu sempat di resmikan pak Habibie yang jadi favorite ku ketika kecil…

ya mesti cuman di kontrak 1 tahun disana aku terima saja mumpung ada kesempatan untuk belajar ilmu yang lain…

Hari ini aku sedih juga akan berpisah dengan komunitas yang sudah aku masuki…macam-macam karakter dan tipikal orang…

tapi aku senang bisa berkesempatan di 147…

thans buat semuanya yang sudah jadi teman, mentor dan apalah yang mambangun aku…

Maaf bila selama ini aku banyak salah kepada semua pihak…dan banyak merepotkan serta usil…

Love U all…

1 Year I've done

Tak tersa sudah masuk puasa lagi…
Puasa tahun lalu aku masih menjalani tahap training sebagai pegawai baru di salah satu perusahaan layanan jasa contact center…
meskipun awalnya cuman iseng eh ternyta aku katrima juga…
bersama salah stu sahabatku aku diterima…
awalnya aku memang ga niat kerja tapi hanya ingin menjajal keberuntungan dan mengisi waktu sengagang karena dah ga ada kuliah…hanya tinggal TA saja…
Awal TA ku serasa mentok banget jadi aku butuh hiburan lain…
Waktu pulang kerumah aku sempat ngobrol dengan ibuku dan aku mengutarakan niatku untuk mencar-cari kerja…
ibuku waktu itu bilang "jangan kerja dulu nduk, kalo belum selesai kuliah…nanti kuliahmu terganggu"
ya wajar mungkin ibuku kawatir dengan aku yang justru tinggal TA saja nanti malah malas gara-gara dah punya uang…
tapi akhirnya aku bisa meyakinkan kalo aku bisa lulus dan bisa kerja juga…
akhirnya dengan berat hati ibuku lalu berkata "Yo wes lah sembarang seng penting awakmu sanggup nglakoni…ibu mung iso dungo ae.."
eh suatu saat di sore hari pulang dari kampus tiba-tiba ada telpom mengabarkan kalo akan ada tes untuk masuk kerja…
perasaan aku belum kirim lamaran tapi kok ternyata  dah ada panggilan ya…
ya sutralah ternyalta itu akibat ulah si Mpit yang membuatkan dan memasukan lamaranku…
akirnya aku datang saja ke tempat tes yang juauhnya…karena lokasi waktu itu di HR Muhammad…
setelah ikut aJa tes-tes nya eh terntaya aku dan babon ketrima…
awal2 waktu training…ga enjoy…
sempet takut dan ga enak aja..ga bisa bergerak bebas hanya duduk dan sesekali berdiri…
sampai aku rasanya "Boyo’en" tapi aku masih ingin mencoba…dan inikah untuk pertama akhirya dalam sejarang aku bekerja…
Oh iya pada saat wawancara 1 pertanyaan terkhir yang ditanyakan adalah "Kalo kamu dah dapat gaji, gaji kamu mau buat apa?"  maka karena aku kerja ini asalnya iseng aku jawab aja sekenanya " mau saya belikan boneka berbi untuk keponakan saya"  sambil aku rasanya mungkin sudah merah padam….karena aku paling sensitif kalo bicara tentang kerluarga…
dan ya pada gaji pertama aku terima meskipun kecil memang aku belikan belanjakan semua uangku untuk aku  bagi2kan..
dan seperti kataku tadi aku belikan berbi buat farah, farfum buat ibuku dan sekotak brownis buat semua…
aku pulang dan aku bilang ini hasil gaji pertamaku…
semua orang rumah senang… karena aku bisa juga kerja ternyata…ya meskipun aku masih melihat kekawatiran pada mata ibuku…
seolah dia ingin berkata "Nang marekne sek kuliahmu nduk…".

Goin Crazy: D' Begining...(Part I)

Sekian waktu berselang namun masih saja tak dapat menghapus bayang-bayangnya…

Ada apa dengan ku? kok seperti certita dalam sinetron remaja saja ya…

Hmmm… entahlah aku pikir aku sudah berevolusi….(ups kaya jerapa aja,red) menjadi penebar pesona lalu mematahkan hati sang pemuja….(heartbreaker gitu maksudna, red). padahal sejatinya aku tuh sama sekali bukan tipe cewek seperti itu…malah kapan hari ada salah seorang yang hatinya merasa telah aku luluh-lantakkan dengan agak sinis sempat memaki aku dengan "Bicth"…hmm sehina itukah aku? tak puas dengan sebutan itu saja dia lalu menambahi gelarku dengan sebutan "PlayGirl"…hah ga salah tuh…karena aku rasa selama ini aku yang selalu jadi korban kesewenangan mereka kok, eh malah aku yang dimaki hanya gara-gara aku sekarang terlalu overprotected terhadap diriku sendiri sebab aku tak ingin dilukai lagi….

Sebenarnya sikap ku yang demikian itu dilandasi oleh satu peristiwa dimana aku kehilangan orang yang sangat aku sayangi saat aku mulai bisa menerima apa adanya dia… Dan sebanarnya aku bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta….tapi kalo aku sudah sayang sama seseorang maka bakalan ampe mati (ihh…posesif ya sepertinya,red) alias aku bakalan setia… Dan beberapa saat yang lalu datangnya seseorang itu sebut saja ia mas A…awalnya sih emang aku sudah suka ma orang itu tapi apalah daya sebagai wanita kan kodratanya cuma berhak untuk "menerima atau menolak" saja…nah berhubung lama sekali dia sepertinya ga merespon ya sudahlah aku hanya bisa memandangnya dari jauh…saat seperti itu datanglah orang lain ya anggap ja mas B yang sempat membuatku tertarik padanya, namun sayang tiba-tiba ja dia jadian ma seorang cewek yang dah lama diincarnya…selidik punya selidik eh ternyata mas B deketin aku hanya karena ingin membuat cemburu dan menarik perhatian dari cewek tersebut…Hikss sedih juga…disaat dah seperti itu aku mulai merasa hopeless alias dah merasa ga laku….("barang" kali ye kok ga laku, red). Nah tiba-tiba mas A deketin aku lagi, pertamanya dia ngajak nonton sepulang nonton dia beli bunga yang alasannya sih mau dikasih ke orang yang dia suka….Eh tiba-tiba sesampai di Kos bunga itu dikasih ke aku dan dia nembak aku….Ups tenang aku tibak langsung meng-iyakan meskipun aku dah punya jawaban dan dah lama suka ma dia tapi aku ga mau kesannya gampangan gitu bo….lagian katanya cowok itu suka ma tantangan kan? makin lama nunggu makin penasaran…he..he.. hampir 1 bulan paska penembakan (eh kayak brita kriminal ja tuh,red)…barulah aku memberikan jawaban ku…dan pastilah jawabanya dah bisa ditebak kan? Yippi akhirnya aku dan mas A jadian….wuih senengnya karena aku dah ga jomblo lagi setelah manjomblo sekitar 2 tahun… Tapi bukan aku dong kalo setiap punya special relationship itu syndrom nya ga kambuh…dan ya aku jadi orang yang berbeda dari sebelumnya…yang tadinya aku orangnya super rame tapi kalo didepan dia aku cuman bisa diam dan terpaku sembari aku hanya memandanginya dan seraya aku mensyukuri karena aku bisa jadi kekasihnya….kalo toh ngobrol aku yang waktu itu punya banyak masalah dengan sahabat ku pasti aku berkeluh kesah padanya…dan sepertinya dia bosan mendengarkan keluh kesahku tiap hari…suatu saat dia menegurku "jangan cuman mengeluh aja"…aku jadi mikir untuk mengeluh lagi padanya…padahal aku ingin dia bisa jadi tempat curahan segalanya pas aku seneng dan susah…tapi ya sudahlah nevermind… Gak hanya aku jadi "speceless" alias ga bisa ngomong di depannya (karena aku ga bisa ngomong kalo dah dihadapan bapakku dan dihadapan orang yang aku cintai,red) tapi aku juga jadi pribadi yang dingin….padahal dengan sikapku yang seperti itu aku hanya berharap jika dia lebih agresif untuk mencairkan suasana…sebab aku ga mau kesannya aku yang agresif… tapi dengan konsidi seperti itu aku merasa hubungan kita baikbaik saja ga pernah ada yang namanya pertengkaran sengit (karena aku ga suka ribut ma orang,red). tapi hal itu ternyata jadi bumerang…ya sampai kekasihku yang amat aku sayangi itu memutuskan aku….dan mengakiri hubungan kita….

Aku merasa sangat terpukul dan kecewa banget….aku hancur…remuk redam…aku limbung.. (ciehh hiperbola banget man,red).

hal itu disebabkan karena aku sudah berusaha keras untuk mengatasi segala syndrom ku yang kambuh…ya lumayan agak berubah meskipun sampai akhir dia pikir aku masih gagal…dan tak hanya itu sebab mas A itu ternyata orang yang tidak romantis sama sekali bahkan cenderung cuek bebek…(ya ampun deh,red)…tapi aku terus bertahan sampai semua temen-temen aku waktu itu menyarankan padaku untuk segera mengakhiri saja hubungan ini tapi aku tetap bertahan aku belajar mencintai dia apa adanya dengan segala kekurangannya hingga akirnya aku tak dapat memahami sikapnya yang cuek…yang sempat membuatku berpikir ulang dan mempertimbangkan hubunganku dengan dia adalah saat ada salah satu temenku yang tiba-tiba nyeletuk…

"Na, sebenernya apasih yang membuat kamu mempertahankan mas A, padahal menurutku sih dia ga punya kelebihan yang spesial gitu?"

Ups…pertanyaan itu sempat membuatku berfikir untuk beberapa saat tapi…akhirnya aku menemukan jawabanya…

"memang kalo dipikir dia tuh standart aja dan gak punya kelebihan lain yang spesial. tapi justru itulah entah mengapa aku suka ma dia…aku suka sama dia karena dia biasa ja dan apa adanya dia.."

lantas temenku itu cuman menanggapi dengan "Ooo..gitu"… Tak sampai disitu saja aku mencintai dia dengan cara berbeda..karena ku jadi lebih sering memberikan kejutan dibandingkan dia…tapi aku suka melakukannya meski kadang aku mikir "Siapa sih yang cow diantara kita?" tapi nevermind lah…semua ku lakukan karena aku tulus dan iklas yang dilandasi rasa sayang….Dan setiap kali aku inget dia tak henti-hetinya aku bersykur pada tuhan….jadi ada segi positifnya juga… Makanya aku kaget banget saat dia tiba-tiba memutuskan aku…

sangking kagetnya serasa dunia dan waktu berhenti untuk beberapa saat…kepalaku pening dan dah ga bisa mikir normal jadinya…karena aku merasa hubungan kita baik-baik saja dan ga ada masalah (itu menurutku kalo menurut dia ga tau deh, red)….

Meskipun rasanya sakit banget…dan kecewa banget tapi sejujurnya aku masih sangat sayang padanya…maka sempet beberapa kali aku mencoba untuk berbicara dari hati ke hati (ciehh dalaem banget bos,red) untuk bisa kembali bersama lagi…tapi hasilnya nihil…dia benar-benar lepas diri tanganku…

Goin Crazy: Later...(Part II)

Berat sangat berat rasannya jika harus melepasnya….meskipun dia sudah melukai aku aku tetap saja masih tak bisa merelakan dia pergi….emoticon
Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan…padahla menurut beberapa temenku yang berusaha menghiburku "mungkin ini yang terbaik untuk ku"…tapi sampai beberapa saat aku tetep saja berharap jika dia akan kembali padaku….
Beberapa bulan berselang…dia semkin jauh….dan berusaha menjauh….sementra aku semakin sakit tak kuasa memandangnya dari jauh….semuanya hancur….sampai suatu saat ketika aku dirundung musibah beruntun, ibuku berusaha untuk membuatku keluar dari masalah itu, keluar dari kegilaanku padanya….dengan bebrapa kalimat pedasnya seolah menampar aku untuk segara sadar bahwa dia sudah pergi dan tak mungkin lagi aku miliki…seketika itu pula mematik kobar api kebencian emoticon di dadaku…mungkin memang tak apada pilihan lain selain "berharap atau melupakan"
melihat realita yang ada tak mungkin aku terus berharap akan datang keajaiban hingga akirnya dia mau kembali (aduh seperti lagunya dewa yang bertepuk sebalah tangan ja, red). akirnya aku beranikan dia untuk melupakanya…bukan suatu keputusan yang mudah bagiku….ternyata melupakan seseorang yang kita sayangi tak semudah mendaki gunung welirang (eh itu kan si selatan rumahku, red) butuh begitu banyak hal yang harus dikorbankan bahkan jurus pamungkas terakhir pun harus dilancarkan…yu apalagi jika bukan "membencinya"..dengan membenci dia dan menghapus dia dari kehidupanku aku berharap aku bisa melupakannya dan merelakan kepergiaanya…
Kebencian ini membabi buta, seolah aku tak pernah rela melihat dia bahagia…maka tak pelak pandangan sinis dan mungkin kata-kata yang tak enak didengar harus terucap hanya karena keangkuhanku untuk bisa melupakannya….
Ternyata dengan begitu aku salah besar…sebab sudah sekian lama pun aku ternyata tak kunjung juga bisa melupakannnya dengan kebencianku padanya namun semakin menarikku untuk menjadi terobsesi padanya…..emoticon(ya ampun gatot deh,red)
Lantas beberapa orang datang mencoba mengisi hati ini…sebanyak mereka datang sebanyak itu pula aku harus berupaya menghindar atau ada beberapa yang kesannya aku gantung (mati la’an,red)emoticon karena ternyata dalam hatiku dia masih ada…dia masih hidup…jauh dilubuk hatiku, kau masih kekasihku (aduh naff banget,red)emoticon
Hmmm… lantas apa yang bisa aku lakukan ya jika sudah seperti ini….karena aku pikir aku yang sudah agak waras ternyata salah…sebab kudapati diriku yang semakin menggilainya….(hih….extremm bo..bisa-bisa masuk menur,red).
Sampai hari ini aku masih berharap jika dia akan kembali lagi padaku…dan aku berharap saat dia kembali syndrom ini tidak kumat lagi…(jadi kaya es batu,)….ups tuh kan aku masih berharap lagi…tapi bagaimana lagi….
Tuhan tunjukkan aku yang terbaik…
Aku dedikasikan cerita untuk seseorang yang merasa….bantu aku untuk melupakanmu jika memang tak ada jalan untuk kembali….(kasian banget ya,red)…..
Karena aku sudah seperti kisah dibeberapa sinetron remaja yang selalu melihat wajah seseorang itu adalah kamu…(apa aku masih normal ya?…,red) semua berbentuk kamu…dan kamu lagi….emoticon

Lagi...dan Lagi..?

Entah karena ulah manusia-nya atao emang karena bumi nya dah tua ato bahkan kiamat sudah dekat…emoticon
Yang akirnya membuat banjir air mata, bahana deru tangis, dan tiba-tiba saja banyak ibu-ibu menjanda dan anak-anak menjadi yatim…
Ya Allah…pertanda apakah ini? Apakah Segenap Alam semesta ini akan kau gulung semua untuk menandai berakirnya zaman?
Atao kah ini serangkaian Ujian yang harus kita lewati tuk menuju ke derajat yang lebih tinggi?
Ato malah ini adalah sebagian dari hukumman kami yang tak pandai bersyukur pada-Mu?
Astagfirrullah….
bagaimana tidak luka dan duka akibat Tsunami mu yang menggulung Banda belum juga pulih lantas teriakan mengiring saat bumi-Mu bergoncang di jogja. Tak lama setalah itu dari dalam tanah yang konon katanya bekas galian sumber gas lapindo tiba-tiba saja keluar lumpur panas yang menggenangi sawah dan beberapa rumah saja pada awalnya namun sekarang luberan itu telah menenggelamkan beberapa desa dan masih saja berbuntut keributan sosial.Dibanda yang belum juga sempat dipercantik seperti sedia kala datangkah air bah…yang merendamnya untuk beberapa hari….
Tak hanya itu kepercayaan masayarakat untuk menggunakan jasa transportasi juga mulai memudar…hal itu terjadi sangat wajar karena kecelakaan kerap terjadi hampir di semua lini alat transportasi kita. didarat Banyak mobil, bis dan motor yang dusah membabat sekian nyawa,kereta api pun juga turut bersumbangsih memakan korban karena seringnya rel yang embles. di penghujung taun lalu semuah kapal yang mengangkut ratusan jiwa tenggelam da laut jawa. saat taun baru datang, semua rakyat berhias dengan optimisme untuk maju dan berjuang ditengah-tengah segala kesulitan dan bencana.Namun baru di taun berganti sebuah pesawat dengan seluruh awak dan penumpangnya hilang dari radar dan sampai saat ini pun bangkai pesawat dan bahkan bangkai manusia-nya tak di ketemukan, selain beberapa cuil lempeng pesawat itu saja.Air mata kembali tumpah…
bulan berselang masih dengan ketegangan…kembali laut meminta korbannya, ya kapal Levina 1 terbakar hamapir semua badan kapal hangus…untuk itu KNKT melakukan penyelidikan atas kejadian itu…tanpa peralatan yang memadai wartawan dan pihak-pihak terkait menaiki bangkai kapal tersebut…yang akirnya merengut korban lagi…
Alam pun kembali mengamuk…ibu kota pun di paksa untuk berendam selama beberapa hari…(rasanya semakin memberikan cerminan betapa negara ini sangat…miskin? ato goblok?, kok ibu kota negara juga kebanjiran seperti itu). beberapa daerah jogja dan jawa tengah pun jiga di sapu puting beliung…NTT pun harus longsor dan mengubur beberap jiwa….
Pagi ini pun berita sudah ramai menyuguhkan legi-lagi berita duka, yup kini giliran pesawat Garuda Indonesia yang naas…pesawatnya luluh lantak karena di lalap api…
Ya ampun Apalagi nih?
kenapa semua ini mesti terjadi tenpa sedikitpun kami tenang da selalu tercekam…semua huru-hara ini…
Rasanya tak layak kita mempersalahkan siapa dalam hal ini bukan kamu,dia atau pun mereka juga bukan pula alam tak bersahabat lagi dengan kita.tapi ini lah saat nya kita "Telanjang" dan masuk kedalam diri masing-masing seraya merenungi dan berdo’a apa yang sudah kita lakukan…karena ini bukan saatnya saling tuding…selain menuding hidung masing-masing..Sudahkan kita peduli deng lingkuan kita? sudahkan kita berbuat kebaikan kepada sesama? dan sedahkan kita menjulankan perimtah-Nya?
Ya Allah jika ini memang ujian bagi kami, maka kautkanlah hati dan iman kami agar terus perpasrah, berusahan dan bersyukur padaMu.
Ya Allah jika ini hukuman bagi kami, maka sadarkan kami akan segala khilaf kami. lalu keluarkan kamu diri ujian ini dengan jiwa yang bersih.
Ya Allah jikalau pun ini sudah akir zaman maka selamatkanlah kami…jadikan kami orang yang selalu iman kepadamu…
jangan lagi kau tambah Duka ini…gantikanla dengan serekah senyuman….

I MUSE go...

Pas lagi liburan di rumah, kerjaan pasti aku adalah nongkrangin MTV…nah waktu itu lagi nyuguhin lave performence-nya MUSE gitu deh…Wow memang benar-benar dahsyat men…Sumpeh…!! palagi ma aksi sang gitaris sekaligus vokalisnya itu….satu kata deh GILA…Palagi waktu itu dia di stiap lagu pasti ganti gitar…model dan efek gitarnya benar-benar maut….da yang bisa nyinarin laser dan ada yang di gesek aja menimbulkan bunyi gemuruh dan suara gitar yang mawuk-mawuk gitu….Nah sedari itu aku pengen banget nonton live performence mereka yang benar-benar LIVE….

Ketika denger kabar mereka mau manggung di jakarta, aku langsung kegirangan & semangat banget buat menghadiri perhelatan tersebut…Nah mulai deh aku berancang-ancang dan berhitung dengan keuangan biar bisa buat beli tiket+akomodasi+konsumsi+Transport…dan ku mulai  ku cari informasi harga tiket nya….

Beberapa hari kemudian ku dapat kabar kalo harga tiketnya untuk yang festival 500 dan tribun 400 gitu…Wah kola dengan harga segitu seh rasanya aku masih bisa berangkat deh…kan uang hasil koupsi masih banyak (secara sekarang bayar SPP nya tinggal 900
aja tapi aku ga bilang ke ibu, jadi mungkin dia masih mikir aku harus bayar SPP normal 3,6 jt gitu)
banyak juga ya korupsi ku…

Menurut hematku, aku harus setidaknya senyiapkan uang 1 jt biar bisa berangkat…itu dah include semua biaya termasuk buat ongkos kereta api expres….(karena aku ga berani kalo naik pesawat, secara kayaknya cuaca lagi ga mendukung deh)…tapi aku lupa tidak menyantumkan biaya buat penginapan…(karena aku maunya langsung cabut, ato mau nginep di stasiun ja sambil nunggu kereta pulang) eh kata babon sangat berbahaya kalo aku harus ‘Mbambung’ di sana….sebenarnya banyak sih sodara ku yang di jakarta…tapi aku ga mau nginep di salah satu rumah mereka karena bisa ja rahasia dan rencana busukku terbongkar jika sampe mereka melaporkanku ke orang rumah…

Nah, solusinya aku harus nginep di hotel gitu deh….Hik..keluar biaya lagi dong…gpp deh demi MUSE keluar biaya lagi untuk hotel ya sekitar 300 gitu…

Semua dah aku persiapkan termasuk juga penampilan aku sudah siap dengan ‘kuku hitam ku’…
tinggal aku menuggu kabar ja dari kang ‘doy’ selaku makelar ku buat cari tiket dan reservasi hotel…
Tlah lama menuggu hingga menjelang hari H…masih juga tak ada kabar dari kang doy…hingga taggal 22 siang dia SMS aku jika ternyata semua tiket dah ludes jatuh ke tangan para calo…yang harganya bisa jadi hampir 2 kali lipatnya…Busyet…
Duh gimana ya…? jadi berangkat ga ya kalo biayanya semakin membengkak gini…palagi waktunya dah mepet banget, rasanya ga mungkin buat beli tiket kereta api expres hari itu juga…
akhirnya dengan amat sangat menyesal dan berat hati aku putuskan untuk tidak berangkat….karena banyak pertimbangan….
Maski sedih tapi tidak merubah keputusanku untuk tidak berangkat….Eh..ternyata ada hikma dibalik semua itu…
sore hari setelah babon dateng dari kerja, dia nampak amat sangat lemas dan badannya panas…
Ups…malem harinya dia semakin panas dan badannya…waduh akirnya dia jatuh sakit….padahal selama aku kenal dan berteman dengan dia baru sekarang ini aku tau dia sakit…(bisa sakit juga ternyata ya..)
Melihat dia seperti itu aku harus sedikit cerewet biar dia mau dibawa k dokter dan maem dengan teratur biar cepet sembuh….
Meskipun sampe hari ni aku masih suka sedih waktu liat posternya MUSe yang belum diganti di jalanan, tapi aku ga nyesel banget karena dengan aku ga jadi pergi aku bisa nemenin temenku saat ia sedang sakit…
karena biasanya aku yang sakit….dan selalu ngrepotin dia….

Sekarang aku hany berharap, semoga ja nanti MUSE kan kembali menggelar konser di sini…dan pastinya aku akan lebih mempersiapkan segalanya biar ga gagal lagi

Topeng

Dalam hidup yang hanya 1 kali ini rasanya tak salah jika ku selalu berambisi untuk selalu berarti dan bermakna dalam setiap kesempatan untuk orang-orang disekitarku.

Sedari kecil aku memang selalu punya pemikiran (hmm. kok kesannya serius ya, red) eh bukan kayalan jika nanti saat aku kembali harus menghadapNya dan tak lagi di unia inipun, masih akan ada beberapa orang yang mengingat ku (tentunya bukan kejahaanku yang diingat, tapi setidaknya ada secuil kebaikan yang aku lakukan yang akan mereka kenang, red).

Makanya sedari usia dini aku selalu belajar dan berupaya untuk menjalani kehidupan in sebaik-baiknya dengan tidak melukai dan membuat bangga orang yang menyayangi dan aku sayangi. Maka tak heran aku menyediakan "banyak" hati untuk melakukan hal-hal yang membuat hal yang menyenangkan dan siap berkorban untuk mereka….

"ADA" dan Dianggap "ada" atau mungkin orang senang menyebut dengan kata "EXSISTENSI" memang sesuatu yang sangat penting bagi aku, ya meskipun ada beberapa orang dan bahkan sahabatku bilang itu gak penting…tapi penting bagiku.karena aku bukan hantuemoticon, aku adalah sesuatu yang "REAL" ada disini makan akupun ingin dianggap ada dan setiap keberadaanku membawa kabahagiaan untuk sekitarku…

Maka mati-matian aku membuat sebuah "IMAGE" dengan wajah malaikat…emoticonuntuk melakukan yang terbaik dan mebuat semua orang terkesan dengan kehadirankan…sejauh ini sepertinya aku memang berhasil…(itu hanya perkiraanku, tapi aku belum puas…). tak heran jika aku hampir tidak bisa berkata "TIDAK" jika ada yang meminta bantuanku…meskipun sebenarnya aku tidak bisa banyak membantu… Lama-lama aku jadi terbiasa dengan hidup seperti ini….semakin lama aku terperosok dan terjebak dengan image yang aku ciptakan aku seolah menukar kebahagiaanku dengan kebahagiaan orang lain…karena ku merasa bahagia ketika melihat orang bahagaia. terlebih saat aku yang bisa membuat mereka bahagia….

Namun Entah kenapa aku mulai merasa bosan dan ada yang salah pada diriku…. aku bosan untuk selalu diam ketika disakiti, aku bosan keika hanya menerima saja setiap kesalahan yang dialamatkan padaku (padahal itu bukan salahku, red), aku bosan dengan sikapku yang selalu mengalah… Tapi sebosan apapun toh aku juga tak akan pernah keluar dari lingkaran itu….dari lingkrang setan itu….emoticon

Ada Yang bilang aku "PALSU"…dan mereka menginginkanku untuk berubah…berubah menjadi dirku sendiri dengan melepas topengku…melepas Imege itu…bertelanjang bulat dihapadapan mereka….tapi apa yang aku rasa??? bahwa aku tidak bisa melepas topeng ini….tak bisa keluar dari jubah "kepalsuan" ini karena setiap kali aku akan melepasnya…keadaan dan sikap mereka selalu memaksaku untuk tetap seperti ini…dengan segal kepalsuan ini… Karena setiap aku akan melepas topeng ini wajah mereka selalu bermuram durjaemoticon, amarah mereka menyalak emoticon, dan bibir mereka tak mau lagi bercengkrama dengan aku lagi…emoticon

Maka benarkah mereka masih ingin melihatku bertelanjang bulat tanpa jubah dan topeng ini, jika apa yang mereka suguhkan padaku hanya memaksa aku untuk tetap bersembunyi dibalik jubah ini….???

Cara inilah yang menurutku paling aman….sebab dengan begitu aku tak akan pernah melihat mereka bermuram durja, amarahnya menyalak dan bibirnya terkunci…meski sebenarnya aku sudah lelah dan tersiksa dengan topeng dan jubah ini….

Tak banyak pintaku untukmu…. Jika aku bersedia untuk menyedikan banyak hati tang siap untuk kau sakiti kapanpun dan sesukamu….maka 1 pintaku… Jika kau ingin melihat wujud asliku tanpa topeng ini maka aku juga berharap kau juga membuka topengmu dan beri aku kesempatan untuk bisa berevolusi menjadi dirisendiri…. hanya itu….

Apakah kau bersedia…?????

I'll Back Home

Hmmm dah lama ga nge-blog nih…habisnya lagi pusing mikirin TA nih…palagi sekarang dah mulai di deadline ma bapak duh tambah pusing…dah gitu aku tuh paling ga bisa kalo disuruh bikin proposal gitu deh untung ja da beberapa orang baik yang masih bersedia bantu aku….dah gitu laptop ku sekarang banar-benar jadi barang rongsokan setelah aku agak kebaratan kalo harus menservis nya…ya gimana lagi wong harga Matherboard nya mahal banget gitu…ya kira kira sama kalo beli laptop baru lagi dengan merek yang ga seberapa berkelas…. ya tu dia bikin aku tambah cemut-cemut….dah gitu bapak wes mengharapkan ku buat stay di rumah buat bantuin dia "DODOLAN PITHIK"…ya back tu udik…emoticon

"Jare we gak ono kuliah, kok sek bolak-balik ae to nduk..mbok yo neng omah ae ngewang-ngewangi bapak dodolan pithik.. "

Duh gusti pie ki…?emoticon

Sebenarnya sih aku juga pengen cepet-cepet pulang gitu, ya apalagi setelah aku juga dah dibikini "kandang" di sebelah kandang ayamku….hm…lil’ small but sweet home gitu…pink soale…selain itu hal lain yang paling penting adalah aku segera pengen belajar banyak pada bapak…ya setikdaknya aku cuman berharap akan melanjutkan perjuangannya untuk mengembangkan apa yang sudah dirintisnya dari "NOL"… Ya mengingat semua urusan terpusat padanya, dalam kepalanya dan hanya beliau yang tau…makanya aku ingin segara saja mewarisi ilmunya…menginat juga usianya juga sudah semakin bertambah…sepertinya butuh regenerasi gitu….emoticon

Aku sendiri sebenarnya dah bertekad bulat untuk come back home setelah lulus nanti…makanya aku ga tergoda buat cari kerja di kota ini meski temen-temen lagi getol buat cari lowongan dan nglamar. Bagiku saat ini yang penting adalah LULUS kuliah dengan SEGERA..!!

Idealnya setelah aku lulus memang harus tinggal di KOTA biar dapat menerapkan ilmuku…ya sadar lah kalo di desa seperti di tempatku Teknologi ga bisa berkembang seperti disini… tapi entah mengapa aku sangat ingin kembali ke desa ku…menjadi membuat sesuatu yang sedikit berharga untuk warga ku…seperti apa yang sering dilakukan IBU-BAPAK ku…emoticon BUkan kehidupan dikota yang keras,penuh saingan, dan godaan untuk bermewah-mewah itu selalu ada…buat aku hidupku serasa indah saat aku bisa melakukan sedikit hal yang bermanfaat buat keluarga, lingkungan dan masyarakatku meski hidup tak terlalu bergelimangan harta yang hanya sementara…

Wajar rasanya jika doa dan harapanku saat ini tuk bisa segera selesaikan TA, lulus dengan nilai yang cukup memeaskan meski ga jadi cumlod, kembali kerumah, ke kandang, ke sawah, jual ayam dan berbuat sesuatu untuk orang-orang yang aku cintai, lingkungan dan masyarakatku… Semoga Allah mendengar dan mengabulkan sesuai dengan berjalannya waktu….Aminn..emoticon

LIDAH...

Teringat kan serangkai puisi yang dibawakan salah satu sastrawan lokal saat acara pembukaan Pameran Lukisan Religius Lintas Budaya di gedung Cak Durasim seminggu yang lalu…Aku jadi ingin bercerita dan bertutur tentang salah satu alat indera kita…karena sungguh ku benar-benar tertohok oleh bait terakhir puisi itu…Tapi ini sama sekali ga da hubungannya sama bang Lidah seperti yang sering di omongkan salah satu sahabatku

Lidah Bagian Salah satu bagian tubuh yang paling lunak karena tidak bertulang dan keberadaanya juga terlindung di dalam mulut.
Ia adalah alat bantu untuk mengunyah makanan, dan ia pula yang membantu kita mengeluarkan suara sebagai saranya bicara.
Ia bisa selamat kita, ia bisa menyakiti dan bahkan ia juga bisa membunuh kita.
Menurut istilah sih LIDAH TAK BERTULANG, TAPI IA LEBIH DARI SEBILAH PEDANG….
Memang dari ia keluar kata-kata mutiara yang memabukkan, dari ia keluar suara merdu yang mengalun damaikan jiwa, tapi darinya pula kadang aku secara tak sadar melukai orang-orang disekitarku bahkan tak pelak mereka adalah orang-orang yang aku sayangi….
Oh..TUhan betapa bodoh nya aku dengan lidah ini….Betapa lidah ini telah memenjarakanku dengan segudang rasa salah karena karenanya aku berucap kata yang menghujam luka…
Tak hanya itu kadang juga aku jadi lupa daratan dan tak memenuhi janji-janji yang bersam lidah ini aku ucapi…
Sungguh ku tak ingin Lidah yang satu ini melukai lebih banyak orang layaknya pedang yang haus akan korban….Hentikan lidah ini Tuhan saat ia ingin berkata yang menyakitkan….
Jagalah Lidah ini Tuhan agar ia tak membuatku celaka lagi…
Sentuhlah kalbu ku Tuhan agar dapat gerakkan lidah ini untuk menyebut asma-Mu yang sudah lama tak ku kumandangkan….
Buatlah aku lebih brharga…dengan Lidah kecilku ini
“LIDAH…janganlah bicara jika diri tak mampu penuhi”