gue

Goin Crazy: D' Begining...(Part I)

Sekian waktu berselang namun masih saja tak dapat menghapus bayang-bayangnya…

Ada apa dengan ku? kok seperti certita dalam sinetron remaja saja ya…

Hmmm… entahlah aku pikir aku sudah berevolusi….(ups kaya jerapa aja,red) menjadi penebar pesona lalu mematahkan hati sang pemuja….(heartbreaker gitu maksudna, red). padahal sejatinya aku tuh sama sekali bukan tipe cewek seperti itu…malah kapan hari ada salah seorang yang hatinya merasa telah aku luluh-lantakkan dengan agak sinis sempat memaki aku dengan "Bicth"…hmm sehina itukah aku? tak puas dengan sebutan itu saja dia lalu menambahi gelarku dengan sebutan "PlayGirl"…hah ga salah tuh…karena aku rasa selama ini aku yang selalu jadi korban kesewenangan mereka kok, eh malah aku yang dimaki hanya gara-gara aku sekarang terlalu overprotected terhadap diriku sendiri sebab aku tak ingin dilukai lagi….

Sebenarnya sikap ku yang demikian itu dilandasi oleh satu peristiwa dimana aku kehilangan orang yang sangat aku sayangi saat aku mulai bisa menerima apa adanya dia… Dan sebanarnya aku bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta….tapi kalo aku sudah sayang sama seseorang maka bakalan ampe mati (ihh…posesif ya sepertinya,red) alias aku bakalan setia… Dan beberapa saat yang lalu datangnya seseorang itu sebut saja ia mas A…awalnya sih emang aku sudah suka ma orang itu tapi apalah daya sebagai wanita kan kodratanya cuma berhak untuk "menerima atau menolak" saja…nah berhubung lama sekali dia sepertinya ga merespon ya sudahlah aku hanya bisa memandangnya dari jauh…saat seperti itu datanglah orang lain ya anggap ja mas B yang sempat membuatku tertarik padanya, namun sayang tiba-tiba ja dia jadian ma seorang cewek yang dah lama diincarnya…selidik punya selidik eh ternyata mas B deketin aku hanya karena ingin membuat cemburu dan menarik perhatian dari cewek tersebut…Hikss sedih juga…disaat dah seperti itu aku mulai merasa hopeless alias dah merasa ga laku….("barang" kali ye kok ga laku, red). Nah tiba-tiba mas A deketin aku lagi, pertamanya dia ngajak nonton sepulang nonton dia beli bunga yang alasannya sih mau dikasih ke orang yang dia suka….Eh tiba-tiba sesampai di Kos bunga itu dikasih ke aku dan dia nembak aku….Ups tenang aku tibak langsung meng-iyakan meskipun aku dah punya jawaban dan dah lama suka ma dia tapi aku ga mau kesannya gampangan gitu bo….lagian katanya cowok itu suka ma tantangan kan? makin lama nunggu makin penasaran…he..he.. hampir 1 bulan paska penembakan (eh kayak brita kriminal ja tuh,red)…barulah aku memberikan jawaban ku…dan pastilah jawabanya dah bisa ditebak kan? Yippi akhirnya aku dan mas A jadian….wuih senengnya karena aku dah ga jomblo lagi setelah manjomblo sekitar 2 tahun… Tapi bukan aku dong kalo setiap punya special relationship itu syndrom nya ga kambuh…dan ya aku jadi orang yang berbeda dari sebelumnya…yang tadinya aku orangnya super rame tapi kalo didepan dia aku cuman bisa diam dan terpaku sembari aku hanya memandanginya dan seraya aku mensyukuri karena aku bisa jadi kekasihnya….kalo toh ngobrol aku yang waktu itu punya banyak masalah dengan sahabat ku pasti aku berkeluh kesah padanya…dan sepertinya dia bosan mendengarkan keluh kesahku tiap hari…suatu saat dia menegurku "jangan cuman mengeluh aja"…aku jadi mikir untuk mengeluh lagi padanya…padahal aku ingin dia bisa jadi tempat curahan segalanya pas aku seneng dan susah…tapi ya sudahlah nevermind… Gak hanya aku jadi "speceless" alias ga bisa ngomong di depannya (karena aku ga bisa ngomong kalo dah dihadapan bapakku dan dihadapan orang yang aku cintai,red) tapi aku juga jadi pribadi yang dingin….padahal dengan sikapku yang seperti itu aku hanya berharap jika dia lebih agresif untuk mencairkan suasana…sebab aku ga mau kesannya aku yang agresif… tapi dengan konsidi seperti itu aku merasa hubungan kita baikbaik saja ga pernah ada yang namanya pertengkaran sengit (karena aku ga suka ribut ma orang,red). tapi hal itu ternyata jadi bumerang…ya sampai kekasihku yang amat aku sayangi itu memutuskan aku….dan mengakiri hubungan kita….

Aku merasa sangat terpukul dan kecewa banget….aku hancur…remuk redam…aku limbung.. (ciehh hiperbola banget man,red).

hal itu disebabkan karena aku sudah berusaha keras untuk mengatasi segala syndrom ku yang kambuh…ya lumayan agak berubah meskipun sampai akhir dia pikir aku masih gagal…dan tak hanya itu sebab mas A itu ternyata orang yang tidak romantis sama sekali bahkan cenderung cuek bebek…(ya ampun deh,red)…tapi aku terus bertahan sampai semua temen-temen aku waktu itu menyarankan padaku untuk segera mengakhiri saja hubungan ini tapi aku tetap bertahan aku belajar mencintai dia apa adanya dengan segala kekurangannya hingga akirnya aku tak dapat memahami sikapnya yang cuek…yang sempat membuatku berpikir ulang dan mempertimbangkan hubunganku dengan dia adalah saat ada salah satu temenku yang tiba-tiba nyeletuk…

"Na, sebenernya apasih yang membuat kamu mempertahankan mas A, padahal menurutku sih dia ga punya kelebihan yang spesial gitu?"

Ups…pertanyaan itu sempat membuatku berfikir untuk beberapa saat tapi…akhirnya aku menemukan jawabanya…

"memang kalo dipikir dia tuh standart aja dan gak punya kelebihan lain yang spesial. tapi justru itulah entah mengapa aku suka ma dia…aku suka sama dia karena dia biasa ja dan apa adanya dia.."

lantas temenku itu cuman menanggapi dengan "Ooo..gitu"… Tak sampai disitu saja aku mencintai dia dengan cara berbeda..karena ku jadi lebih sering memberikan kejutan dibandingkan dia…tapi aku suka melakukannya meski kadang aku mikir "Siapa sih yang cow diantara kita?" tapi nevermind lah…semua ku lakukan karena aku tulus dan iklas yang dilandasi rasa sayang….Dan setiap kali aku inget dia tak henti-hetinya aku bersykur pada tuhan….jadi ada segi positifnya juga… Makanya aku kaget banget saat dia tiba-tiba memutuskan aku…

sangking kagetnya serasa dunia dan waktu berhenti untuk beberapa saat…kepalaku pening dan dah ga bisa mikir normal jadinya…karena aku merasa hubungan kita baik-baik saja dan ga ada masalah (itu menurutku kalo menurut dia ga tau deh, red)….

Meskipun rasanya sakit banget…dan kecewa banget tapi sejujurnya aku masih sangat sayang padanya…maka sempet beberapa kali aku mencoba untuk berbicara dari hati ke hati (ciehh dalaem banget bos,red) untuk bisa kembali bersama lagi…tapi hasilnya nihil…dia benar-benar lepas diri tanganku…

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://koppler.blogsome.com/2007/04/27/goin-crazy-d-beginingpart-i/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.